“Life begins at the end of your comfort zone.” – Neale Donald Walsch


Ini ceritaku..tentang solo traveling first time ke Singapura. PERINGATAN : sebelum membaca sebaiknya siapkan cemilan dan kopi, karena di jamin ceritanya bakalan membosankan..hehe..

Nggak tahu kenapa,  masih susah bagiku menuangkan pikiran dalam sebuah cerita atau menceritakan kembali sebuah pengalaman dan mengemasnya menjadi sebuah cerita yang menarik. Sampai saat ini aku masih belajar untuk bisa menulis artikel yang bagus dan enak untuk dibaca.


One upon time, tepatnya weekend hari jumat tanggal 22 November 2019 aku memulai perjalanan pertamaku ke Singapura. Yeah..akhirnya aku memutuskan untuk ke Singapura juga. Traveling kali ini sebenarnya 4D3N, tapi efektifnya cuma 3D2N karena  hari pertama tiba di Singapura sudah larut malam.

Perjalanan dimulai Jumat siang jam 11siang, aku berangkat  naik bis ke Semarang (demi menghemat biaya) dan turun di halte depan Unisula, kemudian dilanjut dengan naik grab ke bandara. Biayanya aku naik grab mobil dari Kudus kalau mau ke bandara, hanya saja sekarang grab mobil mahal banget.


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan panjang dengan beberapa moda transportasi akhirnya sampai juga di bandara. Dilanjut chek in, prosedur bandara dan  pemeriksaan imigrasi.


Penerbangan menuju Singapore bersama Air Asia lancar tidak ada kendala apapun. Sekitar jam 19.20 pesawat mendarat di Singapore di Terminal 4 (T4).


Sempat agak cemas juga terkait pemeriksaan di bagian imigrasi karena info yang pernah kudengar kalau imigrasi bandara Changi terkenal agak ketat. Dan memang waktu tiba giliranku pemeriksaan imigrasi agak lebih lama daripada yang lain. Banyak sekali yang ditanyakan oleh petugasnya seperti tiket pulang dan bookingan hotel. Untungnya aku sudah mempersiapkan semua dokumen baik hardcopy maupun softcopy.


Baca juga :

Persiapan Solo Traveling Kesingapura Ala Backpacker


Setelah keluar imigrasi, aku menuju Ground Transport Desk. Aku memilih untuk ke kota dengan shuttle Changi Airport karena sampai bandara Singapura sudah agak kemalaman. Untuk tiket shuttlenya aku booking lewat online dengan harga 9 SGD booking nya disini  Booking Shuttle Changi Online


Sempat ada sedikit masalah terkait tiket shuttlenya karena aku tidak mendapat email konfirmasi bookingan dari pihak shuttlenya, untungnya aku sempat mengcapture nomor kode bookingannya.  Setelah dikonfirmasi oleh front desknya dan agak lama nunggunya karena mesti dicek dulu,akhirnya aku diperbolehkan naik shuttle.


Mbak yang dibagian frontdesk nya helpful dan bisa bahasa Melayu. Berbeda dengan drivernya yang jutek. Kalau sama yang bule- bule sepertinya dia lebih ramah, tapi sama aku dicuekin dan diomelin lagi.


7 Wonder Capsul Hostel@Jalan Besar

Sampai hostel sekitar jam 10 malam, aku langsung chek in, sama resepsionisnya dijelaskan panjang lebar dengan bahasa inggris logat India nya yang cuma 10 % aku tangkap kata -katanya...selebihnya swear aku nggak paham. Aku cuma mengangguk angguk dan yes..yes....haha...padahal blas nggak paham. 


Tipe kamar yang kubooking di hostel ini adalah capsul yang bentuknya seperti kabin atau laci..tapi lebih mirip seperti peti. Pada dasarnya aku lebih suka menginap di privat room, karena bisa beribadah dengan lebih nyaman. Hampir sebagian besar kamar dorm tidak memiliki space kosong untuk bisa digunakan buat sholat, so aku sholatnya biasanya diatas kasur dan ini sangat tidak nyaman.


Hostel  7 Wonder Capsul Hostel@Jalan Besar ini sebenarnya nyaman, kamarnya bersih, share bathroomnya juga bersih. Hanya saja semuanya serba sempit. Sangat tidak disarankan untuk kalian yang memiliki Claustrophobia atau phobia ruang sempit dan orang yang punya body jumbo. Bayangin saja, toiletnya saja juga sangat sempit hanya cukup untuk orang - orang yang memiliki berat ideal. 

Dan yang aku nggak nyaman lagi karena share bathroomnya dipakai pria dan juga wanita. Karena berdasarkan pengalamanku sebelumnya dinegara lain, share bathroom pria dan wanita biasanya dipisah.


Walau ruang toiletnya sempit, tapi aku masih bersyukur karena toiletnya ada bidetnya alias spray toilet. kabarnya di Singapore banyak toilet kering yang nggak pakai bidet, so i felt lucky find bidet in that hostel toilet..That's why kalau travelingan jangan lupa untuk membawa botol kosong ya..buat jaga - jaga kalau nggak nemu bidet..okay...


Sabtu tanggal 23 November 2019

Hari ini aku start jalan sekitar jam 9 lebih.  Nggak tau kenapa tiba - tiba aku merasa enggan mau kemana mana. Ini adalah sindrom tempat baru...Walaupun sering solo traveling tetap saja mules setiapkali musti berpetualang di tempat yang baru, padahal mustinya merasa excited.

Tiba - tiba aku dilanda kegalauan tentang banyak hal seperti cara menyeberang jalannya gimana? trus cara naik MRT nya gimana?tapi ya sudahlah..masa sudah jauh jauh kesini hanya ngendon di hostel, apalagi hostelnya juga nggak nyaman kan. So,setelah beberes, aku turun juga untuk breakfast ala kadarnya.


Hal pertama yang aku lakukan saat memulai petualangan adalah mengamati cara orang lokal menyeberang jalan..hehe..lucu ya..(saking kuatirnya kena denda), karena kebiasaan kalau menyeberang jalan di Indonesia kebanyakan asal menyeberang aja dimanapun nggak mesthi harus di zebra cross. 


Di Singapura kalau menyeberang jalan musti diarea penyeberangan jalan seperti zebra cross, jembatan penyeberangan atau penyeberangan underground. Di jembatan penyeberangan ada tombol di tiang lampu lalu lintas. Kalau mau menyeberang tinggal pencet tombolnya, trus tunggu sampai lampu berwarna hijau. Kalau lampu dengan  gambar orang jalan berwarna hijau, that's mean kita boleh menyebrang. 


Urusan menyeberang jalan sudah beres, lalu lanjut ke MRT. Sampai stasiun, baca peta jalur MRT yang biasanya ada di area pintu masuk. Cara naik MRT nya cukup mudah yaitu cek dulu naik kereta yang mana dan turun distasiun mana. 


Disetiap pintu stasiun akan ada pintu palang dan mesin untuk men tap kartu transportasi. Tinggal tap kan aja dibagian mesin tapnya, nanti palang pintunya akan terbuka. 


Solo Traveling ke Singapura


PULAU SENTOSA SINGAPURA

Stasiun terdekat dari hotelku adalah Farrer Park dan Farrer Park ini berada di jalur North East (NE) – jalur ungu. Untuk menuju Pulau Sentosa aku musti berhenti di stasiun HarbourFront yang merupakan pemberhentian terakhir di Jalur Ungu. Stasiun HarbourFront berada di dalam Vivo City Mall yang merupakan Mall terbesar di Singapura.


Ada beberapa cara untuk menuju Pulau Sentosa dari Stasiun HarbourFront. Berikut alternatif transportasi saat sudah berada di VivoCity Mall untuk menuju ke Pulau Sentosa, diantaranya :

  • Kereta Monorail, disebut juga Sentosa Express, dengan tarif 4 SGD
  • Bus RWS8, dengan tarif 2 SGD
  • Cable Car (kereta gantung), nah yang ini harganya lumayan mahal bisa sampe 25 – 30 SGD
  • Jalan Kaki via Sentosa Boardwalk
  • Naik Taxi argo (ongkosnya sesuai argo, jauh atau dekat starting pointnya)
  • Naik mobil sewaan (ongkos sewanya lumayan mahal pastinya, bisa start dari mana saja)
Solo traveling ke Singapura

Selain alternatif transportasi diatas, bisa juga jalan kaki lewat Sentosa Boardwalk melalui Vivo City Mallnya. Menurut infonya sih harus membayar 1 USD. Tapi waktu kesana gratis alias free. Ngak tahu juga kenapa gratis, mungkin ada moment moment tertentu diberlakukan gratis.


Berjalan melalui Sentosa Boardwalk ini sebenarnya lumayan jauh juga sekitar 1 km lebih, but plusnya kita bisa melihat pemandangan laut dan sambil berolahraga juga.Yes... Badan sehat dan matapun senang.


Di boardwalk ini juga ada Travelator (escalator yang memiliki pijakan datar), jadi kalau kita capek bisa menggunakan travelator ini. Dan yang pasti, nggak usah takut panas atau hujan, karena Sentosa Boardwalk ini dilengkapi dengan kanopi.


solo traveling ke singapura


Pulau Sentosa merupakan pusatnya tempat hiburan karena ada banyak atraksi dan wahana disini.

  • Imbiah Lookout yang berada di jantung Pulau sentosa. DiCluster ini terdapat 8 tempat menarik untuk belajar dan memacu adrenalin seperti taman kupu-kupu dan serangga, Sentosa Nature Discover, Images of Singapore, The Merlion dan masih banyak lagi. Bagi Anda yang baru pertama kali ke Pulau Sentosa, disarankan untuk keImbiah Lookout ini.
  • Siloso Point, di kawasan ini ada tempat untuk menikmati keindahan bawah laut. Ada juga laguna lumba-lumba, Combat Skirmish Live dan sebagainya. Berikutnya adalah kawasan pantai. Ini adalah salah satu kawasan pantai di Singapore yang banyak dikunjungi wisatawan. Di sini, kalian dapat berjemur dan bermain di pantai yang tenang dan bersih. 
  • Resorts World® Sentosa. Disinilah tempatnya tempat hiburan ternama berada, seperti Universal Studio, Marine Life Park, Lake of Dream, dan masih banyak lainnya.

Tempat pertama yang aku kunjungi adalah area Resort World Sentosa. Karena aku traveler miss queen, jadi misiku diarea  ini hanya berfoto di depan bola dunia USS. Kata orang belum ke Singapura kalau belum foto di bola dunia yang ada tulisannya Unversal..jadi, kalau kalian ke Singapura jangan lupa berfoto di sini ya...


Selanjutnya aku menuju Imbiah lookout dan foto bareng patung merlion raksasa. Itupun dari kejauhan..hehe..


Setelah puas berfoto disitu aku menuju Stasiun Sentosa Express menuju Siloso Point. Disini aku cuma lihat - lihat pantainya saja, karena ngapain juga berpanas panas ria dipantai di tengah hari. Untungnya cuaca hari itu tidak terlalu panas, bahkan sempat gerimis juga.

Solo Traveling Singapura

Mushola Di Pulau Sentosa

Setelah puas berkeliling dan tenguk- tenguk dipantai, aku kembali ke sentosa expres stasiun di area Siloso Point, disini Aku mencari prayer room untuk sholat duhur dan berbekal informasi dari google, akhirnya ketemu juga prayer room nya. Yaitu dilantai basement (satu lantai dengan tempat parkir mobil dan letaknya di dekat lift di basement).


Setelah sholat aku menuju stasiun naik Sentosa express  dengan tujuan ke Vivo City Mall. Niatnya sih  di Vivo City Mall mau makan siang, tapi berhubung aku nggak cukup percaya diri makan disitu ( tepatnya karena nggak punya cukup uang), so aku hanya makan roti bekalku di area kolam renang. 


Perjalanan dilanjut menuju MRT  Harbourfront. Banyak destinasi menarik di sepanjang jalur ungu, seperti kawasan wisata belanja Chinatown dan Litle India berada jalur ini. That's why i feel so lucky nginep dekat jalur ini.

CHINATOWN SINGAPURA

Dalam perjalanan pulang ke hotel, aku berhenti dulu di kawasan Chinatown. Disepanjang jalan dekat MRT ada kawasan perbelanjaan. Aku melenggang cantik ditengah hujan gerimis. Suasana yang cukup romantis sebenarnya...tapi tidak bagi jomblo traveler sepertiku. 


Begitu keluar dari area belanja- belanja. Aku menuju Sri Mariamman Temple yang merupakan kuil hindu tertua di Singapura, sayangnya nggak bisa masuk kedalam karena infonya hanya dibuka pada momen momen tertentu.


After took picture aku berjalan menuju masjid Jamae. Dan inilah masjid pertama yang kutemui di Singapura. 


Masjid Jamae ini dulunya adalah tempat ibadah muslim Tamil yang didkenal juga dengan nama Masjid Chulia. Masjid Jamae dan Sri Mariamman Temple menjadi tengaran ternama di Shoud Bridge Road.

Solo traveling ke Singapura

Nemu masjid, itu rasanya happy banget, Selain bisa sholat dengan nyaman. Selain itu juga bisa numpang ke toilet gratis dan yang lebih senangnya lagi  disini disediakan minum gratis. Untuk traveler sepertiku ini adalah berkah tersendiri.  Aku minum air putih disini sebanyak banyaknya (mumpung gratis dan karena beli air minum di sini mahal). Seharian aku dehidrasi karena berhemat air minum.

Solo Traveling Singapura

Kembali ke Chinatown, Disini banyak kios -kios yang menjual berbagai barang. Kalau menututku sih harganya standar dan tidak terlalu mahal. Aku membeli sedikit oleh - oleh, lumayan murah serba 1 SGD,. So, aku membeli beberapa cinderamata untuk oleh -oleh.


Sebenarnya setelah dari Chinatown ini aku bermaksud mampir ke litle India, tapi berhubung sudah kesorean dan aku juga sudah janji sama mbak Nuke untuk segera ke hotelnya. Akhirnya nggak jadi dan lanjut ke stasiun MRT Farrer Park.


MRT Farrer Park terintegrasi dengan City Square Mall. Inilah yang membuatku kebingungan mencari pintu keluar menuju jalan  jalan raya, Karena kontruksi mall ini separuh lantainya berada di bawah tanah. Agak susah menemukan jalan keluar dari Mall. Hampir 1 jam lebih aku berputar berputar disini hingga akhirnya aku berhasil juga menemukan jalan keluar menuju hostel.


Sampailah aku di hostel lagi, kemudian aku packing dan chekout. Kunci kamar kuserahkan dan resepsionis memberikanku kembali uang depositku sebesar 10 SGD. Karena lokasi hotelnya mbak Nuke lumayan jauh, So aku memutuskan kesana dengan naik bus. Hitung - hitung mencoba transportasi bus di Singapura dan kebetulan dekat hostelku ada Halte bus.


CARA NAIK BUS DI SINGAPURA

Sebelum naik bus, cek dulu rute dan nomor bus nya serta perkiraan jam kedatangannya. Biasanya ada di halte untuk rute dan nomor busnya atau bisa juga di cek di google map.


Cara naik busnya masih sama  seperti naik MRT. Tap kartu dulu di pintu masuk, dan kalau mau turun sebelum sampai di halte tujuan pencet tombol yang ada di tiang. lalu kartu di tap lagi di tiang dekat tombol. Untuk pintu masuknya dari depan dekat kursi sopir dan untuk pintu keluarnya lewat pintu tengah. Unfortunately aku salah turun halte, mustinya kurang satu halte lagi. Alhasil aku harus jalan lebih jauh ke Great Madras. 


Perjalanan menuju ke Great Madras hotel sekitar 15 menit dari halte yang salah tadi. Dengan bantuan pemandu setiaku (google map) ketemu juga Hotel Great Madras tempat mbak Nuke menginap. 


Oh ya, untuk kalian yang mo stay sama teman yang sudah chek in hotel duluan, jangan lupa minta nama lengkapnya. Biar kalau ditanyain reseptionisnya nggak mencurigakan githu..syukur- syukur dijemput sama teman di loby, jadi nggak perlu menjelaskan apapun ke resepsionisnya. Soalnya waktu itu, aku lupa nanya nama lengkapnya mbak Nuke, jadinya pas di kroscek sama resepsionisnya, ak nggak bisa jawab..iyeee....malu kan...


Finally, ketemu juga ama mbak Nuke for the first time. Ternyata dia lebih friendly dari dugaanku, sungguh beda dengan gayanya kalau inbokan. Aku pikir orangnya jutek..ternyata enggak. Dia baik banget ternyata, senang bisa mengenalnya. 


So, karena kami berdua sudah kelaparan, akhirnya kami segera menuju stasiun MRT terdekat. Rencananya kita mau makan di Bugis T jungtion tapi nggak jadi. dan kita makan di area bugis street.

Bugis Street


BUGIS STREET

Bugis memang terkenal sebagai pusat belanja dan oleh-oleh di Singapura. Di Bugis ada juga surga makanan buat kamu yang punya budget minimalis. Bernama Albert Centre, pusat kuliner ini terletak di Queen Street, tepatnya di belakang Bugis Street Market. Ada ratusan pilihan makanan yang bisa kamu coba, mulai dari nasi lemak, prawn noodle, bebek panggang, laksa, dan masih banyak lagi. Harga setiap makanan pun sangat terjangkau, yaitu mulai dari $2 lho.


Tapi sayangnya ketika sampai disana  hampir sebagian besar "warung makannya" dan tutup. Nggak enak  banget nyebut warung makan..hhh..istilahnya apa ya...kios..lapak..or...hmmm..


Disitu kita cuma makan nasi goreng dan es cendol. Aku pikir nasi gorengnya murah, karena menurut infonya makan diarea situ nggak mahal kisaran 2- 3 SGD, tapi ternyata harganya 6 SGD.That's mean nasi gorengnya seharga 60 ribuan seharga nasi goreng di restoran mewah di Kudus...mahal kan, padahal cuma di lapak.

Solo Traveling Singapura

Di Albert Centre ada area makan halal dan non halal, jadi kalau mau makan disitu musti cermat menentukan pilihan. 


Perut sudah kenyang, lalu kita jalan di Bugis street untuk mencari oleh - oleh. Baru masuk sebentar toko dah mau tutup aja, jadinya buru - buru githu deh belanjanya. 

Salah kita juga sih (tepatnya aku) keluar hotel agak kemalaman. Untungnya kita nggak ketinggalan kereta pas pulangnya. Alhamdulillah sampai stasiun MRT Bugis, masih ada kereta yang beroperasi.


Begitulah cerita petualangan hari pertama tepatnya hari kedua di Singapura. Untuk cerita selanjutnya ditunggu ya....


Pengalamanku Solo Traveling Ke Singapura 4D3N



"If you never go, you'll never know"

Mungkin bagi sebagian orang, solo traveling pertama kali pula ke negeri orang akan terasa  menakutkan. Mungkin sebagian juga tidak suka pergi sendirian, karena bingung mau ngapain plus mati gaya. Aku sendiri sebenarnya  juga lebih suka punya travel mate karena bisa share cost dan juga ada teman ngobrol.

Tapi adakalanya, susah menge- match kan waktu dengan teman - teman sesama penyuka traveling. Alhasil musti harus pergi sendiri.

Begitu juga ketika kuputuskan untuk ke Singapura, kebetulan aku dapat tiket promo yang lebih murah dari biasanya  dan timingnya tepat banget pas weekend. Lalu aku share ke teman - teman di grub, barangkali ada yang traveling bareng. Dan ternyata pada nggak bisa, jadi akhirnya aku harus pergi sendiri.

Persiapan Solo Traveling Ke Singapura Ala Backpacker
Terbang bersama Air Asia ke Singapore
Walaupun Singapura cuma sekitar 2 jam dari Indonesia, tapi aku belum pernah traveling kesana.  Kenapa? karena Singapura itu negara mahal, bahkan mungkin termahal di Asia.

Dan memang benar, berdasarkan pengalamanku traveling di beberapa negara Asia, Singapura ini boleh dibilang yang paling mahal akomodasi dan transportasinya. Bayangkan, hotel dengan kamar yang sempit saja diharga diatas 800rban dan itupun seperti hotel bintang 2 di Indonesia.

Walau Singapura negara yang mahal, nggak papa juga sekali-kali weekend nan disana. Anggap saja mampir ngopi githu.. maklum horang kaya??..hehe..nggaklah, aku disana juga modal tiket promoan dan  bekal makanan dari Indonesia.

Jadi kalau mau hemat? bisa juga kok, dengan semi backpackeran sekitar 3N4D disana, aku cuma menghabiskan uang dibawah 500rb.

Apabila melakukan solo traveling pertama kali ke suatu negara, aku lebih suka mempersiapkan diri dengan matang. Ini berbeda jika sudah pernah beberapakali berkunjung ke suatu negara, dimana kita sudah tahu betul bagaimana situasi dan kondisinya.

Jadi apa saja yang perlu dipersiapkan untuk solo traveling ke Singapura? Baca ulasannya berikut ini :

Persiapan Solo Traveling Ke Singapura Ala Backpacker
Sepatu pink dan ransel merah andalan

Persiapan Solo Traveling Ke Singapura


1. Tiket pesawat PP.
Tiket ke Singapura yang kudapat berupa tiket promo, maklum tanpa tiket promoan aku tidak akan pergi traveling. How to get it? cek-cek di Traveloka atau di websitenya Air Asia. Air Asia sering mengadakan promo berupa Sale tiket.

Jangan lupa juga untuk jadi membernya dengan login di Websitenya Air Asia, jadi kalau ada promo biasanya ada pemberitahuan lewat email. Selain itu  bisa juga dengan gabung grub seperti Backpacker International di Facebook. Karena di grub biasanya banyak info - info apabila ada sale tiket.

2. Booking Hotel
Sebelum berangkat pastikan sudah booking hotel. Cari hotel yang masih masuk budget kita, karena tahu hotel - hotel di Singapore itu mahal. Aku mencari hotel dengan lokasinya strategis dimana dekat dengan  MRT agar akses kemanapun mudah.

Pada akhirnya aku memutuskan untuk menginap di dorm hostel dengan pertimbangan biaya. Nama hostelnya 7 Wonders Capsule Hostel @Jalan Besar.

Aku memilih hostel ini dengan pertimbangan capsule nya ada kordennya, jadi lebih punya privasi. Selain itu juga strategis karena dekat dengan Farrer Park MRT dan juga Jalan Besar MRT.

Persiapan Solo Traveling Ke Singapura Ala Backpacker
7 Wonders Capsule Hostel @Jalan Besar

Untuk yang suka belanja, hostel ini juga dekat dengan beberapa tempat perbelanjaan yaitu Mustafa Centre dan City Square Mall. Aku booking untuk 3 malam lewat traveloka dengan total harga sebesar 742rb..hiks...lumayan mahal untuk ukuran bed capsule. Inilah salah satu yang membuat jiwa missquen ku meronta...

3. Susun Itinerary
Sebelum  melakukan traveling sebaiknya susun itinerary terlebih dahulu. Menurutku ini penting terutama apabila kita flash trip dalam artian kita hanya melakukan perjalan yang singkat. Dengan begitu kita tidak akan banyak membuang waktu untuk mencari info atau  browsing- browsing destinasi yang akan kita tuju.

Hal ini beda jika kita melakukan perjalanan dalam waktu yang lama, jadi kita bisa lebih santai untuk menentukan destinasi selama disana.

Selain itu pentingnya menyusun itin yaitu seringnya hal ini di tanyakan pihak imigrasi. Terutama yang imigrasinya ketat seperti Singapura. Mau kemana dan ngapain saja kamu selama disini? intinya sih githu pertanyaanya..hehe..

4. Pelajari Sistem Transportasinya.
Ini juga penting banget, kemanapun kita traveling sebaiknya pelajari terlebih dahulu sistem transportasi negara yang kita tuju. Seperti Singapura yang memiliki beberapa pilihan transporatsi antara lain MRT, LRT dan  juga bus.

Pelajarilah jalur - jalur transportasi dari hotel ke destinasi yang kita tuju dan juga sebaliknya. Pelajari juga rute dari bandara ke hotel ataupun juga sebaliknya.

5. Pelajari Aturan Negara Yang Kita Tuju.
Singapura terkenal negara dengan disiplin yang tinggi dan memiliki peraturan yang ketat seketat celana leggingku.

Sebaiknya pelajari yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama disana. Jangan sampai kita kena denda karena tidak tahu aturannya dan dendanya lumayan bisa buat kantong cekak kita jadi bolong. Percayalah..

Hal - hal yang perlu diperhatikan yaitu :
  • Jangan makan dan minum di MRT maupun stasiun.
  • Dilarang merokok di publik area.
  • Menyeberang di zebra cross atau tempat penyeberangan/ penyebebrangan underground. biasanya di tiang lampu lalu lintas ada tombolnya. Pencet tombol hingga warna hijau, baru menyeberang.
  • Membuang sampah pada tempatnya
  • Jangan memotong antrean
  • Jangan meludah sembarangan
  • Berdirilah disebelah kiri di eskalator, sisi sebelah kanan hanya untuk yang berjalan mendahului.
  • Jangan membawa dan  mengunyah permen karet.

6.  Tiket atau Kartu Transportasi
Untuk naik transportasi selma di Singapura, kita harus punya tiket. Ada beberapa pilihan untuk tiketnya yaitu EZ-Link Card dan Singapore Tourist Pass (STP).

Dengan pertimbangan untuk menghemat waktu, aku memilih menggunakan  kartu ATM JENIUS, ini berdasarkan info dari grub FB bahwa jenius bisa dipakai untuk naik MRT dan bus di Singapore.

Jadi sebelum berangkat, aku apply dulu ATM jenius lewat websitenya kemudian di verifikasi ke Bank BTPN. Kalau sudah di verifikasi, tinggal menunggu Card Jeniusnya dikirim ke alamat kita. Bersyukurnya ATM sampai tepat sehari sebelum berangkat ke singapore.


7. Cari Teman Lewat Aplikasi
Aplikasi yang cukup populer dikalangan traveler adalah Couchsurfing. Jika kamu suka ketemu dengan teman baru sesama penyuka traveling, baik itu orang lokal mapun sesama traveler.  Pasang saja rencana perjalalanmu di aplikasi. Tapi tetap selektif ya..pilih yang memiliki referensi yang bagus.

Sebenarnya banyak juga yang menawarkan diri jadi host untuk tinggal di rumah mereka, tapi selama ini aku belum pernah melakukannya. Kenapa? entahlah aku lebih nyaman tinggal dihotel lebih free, ini beda jika kita tinggal dengan orang lain dimana kita mesthi mengikuti aturan dirumah tersebut.

Jadi selama ini menggunakan aplikasi ini untuk mencari teman hangout dan mengenal orang lokal untuk lebih banyak bisa sharing tentang traveling dan culture.

Begitu pula ketika aku mau solo traveling ke Singapura, aku memasang rencana perjalananku di Aplikasi. Aku cek - cek juga, ada beberapa orang indonesia yang mau solo traveling di sekitar tanggal yang sama, ada sekitar 3 orang yang kuhubungi tapi no respond.

Hingga suatu hari aku cek inbok ada yang bales inbokku..dialah mbak  Nuke yang pada akhirnya jadi teman jalanku di sana. Aku bersyukur juga kenal mbak Nuke yang sudah berbaik hati memberikan tebengan nginep di hotel dengan kamar double bednya, nyaman rasanya karena tulang tulangku yang sudah mulai menua ini tidak bisa lagi tidur di capsule. Bayangin saja nginep di bed yang ala ala  laci karena saking sempitnya membuatku suah bergerak hingga badanku jadi berasa sakit semua.

Sebenarnya ada beberapa orang lokal Singapura juga yang inbok aku menawari hangout ketempat tempat wisata selama di Singapore. Tapi berhubung selama disana aku tak punya waktu hangout karena padatnya jadwal jalan- jalanku dan karena aku sudah punya teman jalan..so, aku putuskan untuk tidak menghubungi mereka.

Tapi ada yang sedikit disayangkan, ketika aku mendarat di bandara Changi, aku cek inbokku ada tawaran dari member couchsurfing untuk stay di apartemennya kalau aku blum punya booking akomodasi. Aku cek profilnya referensinya bagus dan apartemennya juga bagus dan orangnya juga good looking mak....jiahhh.....Tapi akhirnya harus kutolak karena aku dah agree stay ama mbak Nuke dihari ke 2.
Persiapan Solo Traveling Ke Singapura Ala Backpacker
Cloud Forest di Garden the bay

8. Beli Tiket Wisata di Indonesia.
Hampir sebagian besar tempat wisata di Singapura berbayar. Ngak ada salahnya untuk cek - cek tiket tempat wisata di Traveloka ataupun Klook.

Pilih dan beli tiketnya sesuai dengan destinasi yang mau dituju. Dengan membeli tiket wisata terlebih dahulu akan lebih hemat waktu dan nggak perlu banyak antri hanya untuk beli tiket di sananya. Tiket wisata yang aku beli hanya Cloud Forest dan Flower Dome.

9. Print out Semua Dokumen
Ini penting untuk jaga - jaga apabila ada pemeriksaan detail di imigrasi. Simpan juga semua soft copy dokumen penting seperti paspor, nomor rekening dll di Email.

10. Banyak doa
Banyaklah berdoa sebelum memulai perjalanan dan ketika dalam perjalanan.Agar perjalanan dimudahkan dan lancar dan selalu dipertemukan dengan orang - orang yang baik....aamiin



Hanya mau weekend nan aja kayaknya banyak banget persiapannya...hehe..namanya juga pertama kali, next kalau kesana lagi tinggal booking - booking dan berangkat saja. Karena sedikit banyak sudah paham lokasi.

So, untuk kalian yang mau backpackeran or solo travelingan..don't worry, Singapura negara yang aman untuk solo traveler...just enjoy it...

Persiapan Solo Traveling Ke Singapura Ala Backpacker


"You never really travel alone, the world is full of friends waiting to get to know you"

'"traveling solo means  getting to know the REAL you"

Day 8 (tanggal 7 Juni)
Hari ini adalah hari terakhirku di Istanbul. Karena Flightku masih jam 2 dini hari (itu berarti tanggal 8 Juni), maka hari ini aku berniat untuk berkeliling lagi di area deket hotel saja. Planningnya membeli oleh - oleh dan rencananya ke Grand Bazar.

Solo Traveling Ke Turkey Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Terakhir) Grand Bazaar
brownie favorit selama di Istanbul
Setelah packing aku menitipkan koper di resepsionis, Aku menuju stasiun tram Findikzade di depan hotel.Tapi niat ke Grand Bazaar tertunda karena aku tertarik untuk ke pasar tradisional dibelakang stasiun tram... yeahh..2 hari disini aku baru menyadari ada pasar tradisional dekat hotel.

Sungguh sangat disayangkan, tahu githu aku tidak akan kekurangan gizi selama dua hari ini yang hanya mengkonsumsi mie dan roti. Padahal lho, dipasar tersebut ada yang jual buah - buahan dan juga telur.

Solo Traveling Ke Turkey Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Terakhir) Grand Bazaar
dimanapun makanannya tetap Indomie

Aku berjalan pelan menelusuri pasar yang lumayan ramai. kebanyakan yang dijual adalah barang fashion seperti pakaian dan sepatu. Disitu juga ada yang menjual jilbab - jilbab dengan harga yang cukup murah sekitar 5 lira dan aku beli beberapa untuk oleh - oleh.

Aku pikir semua jilbab yang dijual disitu made in Turkey, tapi ternyata saudara..sebagian besar adalah produk Cina alias made in China. Begitulah, dimanapun berada sepertinya produk Cina memang menguasai pasaran.

Perjalanan aku lanjutkan menuju ke Grand bazar, Dari stasiun Beyazit-Kapalicarsi masih jalan sekitar 100 m. Sebelum melanjutkan ceritaku, aku mau cerita sedikit tentang Grand Bazaar.

Solo Traveling Ke Turkey Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Terakhir) Grand Bazaar
Pintu Masuk Grand Bazaar

Grand Bazaar

Grand Bazaar kalau dalam bahasa Turki disebut "Kapalıçarşı" merupakan pasar tertutup terbesar dan tertua di dunia dengan lebih dari 4.000 toko dengan luas total 30.700 m 2. Jam buka sekitar jam 9.00 - 18.00 dan buka setiap hari kecuali Minggu. Kalau mau puas berbelanja sebaiknya datang lebih awal.

Grand Bazaar ini memiliki desain yang unik, bangunan bagian dalamnya berbentuk seperti  kubah dengan lorong memanjang.

Bukan hanya desainnya yang unik, tapi ada yang unik lagi yaitu para penjualnya..hehe...jangan mengharap ada cewek atau wanita berjualan di sini. Karena yang berjualan disini kalau nggak bapak- bapak yaa... babang - babang tamvan yang membuatku segan untuk menawar barang dagangannya. Mahal juga kubeli Bang, asal kau tersenyum padaku...beuhhh...hehe..

Solo Traveling Ke Turkey Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Terakhir) Grand Bazaar
 Grand Bazaar
Di Grand Bazar aku  membeli sedikit oleh - oleh seperti  teh Turki, turkish delight, baklava, tempelan kulkas dan dompet. Turkish delight rata - rata dijual 3 box seharga 10 lira, kalau baklava per boxnya lebih mahal dibanding turkish delight.

Barangkali ada yang belum tahu apa itu turkish deligh? Adalah sejenis manisan yang teksturnya kenyal dan manis seperti jeli. Turkish delight disajikan dalam bentuk potongan - potongan kecil dan biasanya ditaburi gula bubuk. Turkish delight sekarang ini sudah beragam rasanya dan juga dicampur dengan bahan lain sepeti kurma, almon, pistachio, delima dan banyak lagi.

turkish delight
Turkish delight

Mengenai harga jual oleh - oleh di Grand bazaar  menurutku sih sama saja antara di spice bazaar ama di Grand bazaar. Walau dari yang kubaca - baca  ada yang mengatakan harga di Spice bazaar lebih murah dari Grand  bazaar. Sebenarnya tergantung seberapa pintar kita menawar, kalau kita lihai menawar pasti dapat harga yang murah.

Untuk masalah komunikasi jangan kuatir, karena sebagian besar penjual disini bisa berbahasa inggris bahkan beberapa bisa berbahasa melayu juga. Jangan kuatir untuk menawar karena penjualnya ramah - ramah.

Ternyata disana wisatawan asal Malaysia lebih populer..ehehe..selama di pasar aku dikirain orang Malaysia. Mungkin sebelumnya banyak wisatawan asal Malaysia yang berbelanja disitu.Dengan tampang yang mirip - mirip dikirain asal wajah asia berjilbab dianggapnya orang Malay juga.

NOTE :
Grand Bazar ini luas banget, Jadi kalau kesini harap diingat pintu masuknya tadi. Karena disini banyak pintu keluar masuk. Ingat - ingat nomor gatenya dan kalau perlu di foto pintu masuknya biar nggak lupa.

Inilah yang terjadi padaku, pas pulangnya ak sempat kebingungan mencari pintu keluar. Untunglah setelah tanya sana sini berhasil juga menemukan pintu keluar yang sama dengan pintu aku masuknya tadi.

How to Get Grand Bazaar
Untuk menuju Grand Bazaar naik Tram T1 T1 Kabataş–Bağcılar, trus turun di stasiun pemberhentian  Beyazıt – Kapalı Çarşı.

Solo Traveling Ke Turkey Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Terakhir) Grand Bazaar
Jalan jalan dekat Grand Bazaar
Sebelum pulang ke hotel aku sempatkan dulu untuk jalan jalan sebentar di sekitar Grand Bazaar. Niatnya sih mau ke masjid dekat Grand Bazaar. tapi ternyata tutup karena baru direnovasi.

Sesampai di hotel, aku mengambil koper dan menata ulang isi koper karena ada tambahan oleh-oleh dan penuh juga ternyata padahal sisa beras dan mie sudah kutinggal dikamar hotel, tapi untunglah  setelah ditata ulang beberapa kali bisa muat ke koper.

Beres packing aku segera menuju stasiun tram menuju Sultanahmet. Lokasi bis HAVAIST  di seputar bundaran sultanahmet. Dari stasiun sultanahmet masih harus berjalan sekitar 100 meteran.

Sesampainya di bundaran Sultanahmet, ternyata sudah banyak yang menunggu bus ke bandara. Tapi busnya belum datang..so, aku menunggu sekitar 1 jam an. Tarif bus dari Sultanahmet ke bandara 18 lira. Jadi pastikan di Istanbul Card mu masih ada saldo 18 lira, kalau tidak kamu juga bisa membayar dengan kartu kredit. Perjalanan ke bandara ditempuh dalam waktu sekitar 20 menit.


Solo Traveling Ke Turkey Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Terakhir) Grand Bazaar
 New Istanbul Airport

Istanbul (IGA) - Muscat (MCT) 8 Juni  00.55  - 06.50  (by Oman Air)

Akhirnya sampai juga di Bandara New Istanbul. That's mean petualanganku di Turki juga berakhir..yeaa..sad..padahal masih betah disini, tapi apa daya terbatas oleh waktu dan isi dompet.


New Istanbul Airport

Merupakan Bandara terbesar dan termegah di Turki bahkan disebut sebagai yang terbesar di dunia. Bandara ini dibuka pada tanggal 29 Oktober 2018. Berdiri di lahan seluas 823 juta ft2, bandara megah ini memiliki 6 landasan pacu. Bersyukurlah aku bisa nganyari bandara ini karena baru full open Maret 2019.

Istanbul New Airport
Istanbul New Airport

Karena penerbangan masih lama, aku menunggu di mushola sekalian sholat. Setelah sholat beres, segera menuju ke area chek in. Disitu aku ketemu teman dari Indonesia namanya Doni dan ternyata dia satu penerbangan denganku. Senang rasanya, akhirnya setelah 9 hari  ada teman yang bisa diajak ngomong pakai bahasa Indonesia...sudah kelu lidahku menggunakan bahasa Inggris yang amburadul dan bahasa tarsan selama disana.

Chek in dan urus bagasi dah beres dan kami menuju boarding gate. Sebelum masuk ke boarding room aku menyempatkan diri  window shooping di outlet LC-Waikiki, barang - barang fashion disini lumayan bagus dan murah.

Saking asyiknya window shopping (tapi tidak berbelanja), aku sampai nggak tahu ternyata gate roomnya di ubah.  Mana gatenya ternyata jauh dari A ke D. Alhasil aku musti lari- lari menuju gate D. Bandara yang sangat luas adakalanya tidak menyenangkan...hmm..

Finally....selesai sudah cerita Solo Travelingku ke Turki. Semoga next bisa kembali traveling kesini di kota yang berbeda...See you Soon Turkey...i'll miss you....

baca juga :
Persiapan Solo Traveling Ke Turkey

Solo Traveling Ke Turkey Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 1)

Solo Traveling Ke Turkey Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 2) Goreme

Solo Traveling Ke Turkey Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 3) ISTANBUL

Solo Traveling Ke Turkey Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 3) TAKSIM

Solo Traveling Ke Turki Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Terakhir) Grand Bazaar Istanbul


Ini Rahasianya Cara Membuat Wajah Menjadi Putih Cerah dan Glowing Secara Instan : Review Review LANBENA Lady Whitening Day Cream
Beauty is not in the face; beauty is a light in the heart --- Kahlil Gibran

Nothing makes a woman more beautiful than the belief that she is beautiful. ------Sophia Loren

Sudah bukan rahasia lagi kalau memiliki kulit putih itu idaman sebagian besar wanita di Asia terutama di Indonesia. Mindset bahwa cantik itu harus putih tampaknya masih menempel erat dibenak wanita Indonesia dan itu terjadi sepertinya dampak dari marketing iklan produk kecantikan yang berkembang di Indonesia.

Tidak heran banyak sekali produk whitening yang beredar di Asia. Dan tampaknya kulit putih masih menjadi tolok ukur kecantikan di masyarakat Indonesia.

Ditambah lagi maraknya demam drama Korea dan K pop turut menambah halu wanita berkulit sawo matang untuk memiliki kulit sebening orang korea. Dan ini juga menjadikan skincare Korea menjadi salah satu kiblat produk skincare yang juga banyak diminati orang Indonesia.

Padahal sebenarnya cantik tidak harus putih, asalkan kulit terawat dengan baik, tidak berjerawat dan sehat pasti terlihat cerah dan glowing.

Namun faktanya, sebagian besar orang Indonesia berkulit sawo matang beda dengan orang Korea, dan Jepang atau mungkin Thailand or Philipina yang memiliki warna kulit lebih terang. Inilah
yang menjadikan wanita Indonesia berusaha memutihkan kulit mereka.

Berbagai cara di lakukan untuk membuat kulit menjadi lebih putih baik itu dengan cara yang alami hingga menggunakan zat - zat kimia. Bahkan sebagian ada juga yang rela merogoh kocek lebih dalam untuk melakukan perawatan.

Dan parahnya yang memiliki keterbatasan danapun rela mengunakan krim krim dengan bahan berbahaya seperti krim yang mengandung merkuri untuk mendapatkan kulit wajah yang lebih putih cepat.

Ini Rahasianya Cara Membuat Wajah Menjadi Putih Cerah dan Glowing Secara Instan : Review Review LANBENA Lady Whitening Day Cream

How about me?????
Aduh jadi pengin ketawa..haha...akupun termasuk salah satu dari wanita Indonesia yang "pernah" pengin putih karena mindset sebagian besar orang Indonesia pun seperti itu.

Sejak kecil sampai awal - awal masuk kuliah, aku tidak pernah melakukan perawatan yang aneh - aneh. Hanya menggunakan produk- produk yang biasa beredar di pasaran seperti Ponds dan Olay.

Dan aku tidak terlalu banyak tahu bagaimana merawat wajah dengan benar, tidak pernah menggunakan sunblock dan hanya menggunakan moisturizer dan bedak tabur ala kadarnya dan alhasil kulit wajahku yang warna dasarnya sawo kematengan jadilah kelihatan kusam.

Sangat dipahami itulah kenapa mungkin waktu sekolah tidak pernah ada yang melirikku..haha..mungkin itu salah satu faktor penyebabnya karena  aku dekil kusam..mungkin lho yaaa.....Teteplah yang glowing - glowing yang populer di sekolah.

Ketika pertengahan di masa - masa kuliah, aku mulai tertarik perawatan kulit di klinik kecantikan. Tepatnya ikut-ikutan teman yang banyak pula perawatan di klinik. Waktu itu yang populer adalah Natasya dan jadilah aku ke Natasya, walaupun sungguh saat itu termasuk berat diongkos untuk ukuran mahasiswi dengan kantong cekak sepertiku.

Ini Rahasianya Cara Membuat Wajah Menjadi Putih Cerah dan Glowing Secara Instan : Review Review LANBENA Lady Whitening Day Cream

Awal - awal perawatan kulitku mengelupas selama seminggu dan wajah menjadi kemerahan, perih pula..beuhh...dan setelah beberapa minggu kulitku menjadi bersih glowing dan kinclong.

Dan...apa reaksi teman - teman kampus? jelas mereka melihatku beda dari sebelumnya yang aku terlihat kusam dan dekil. Padahal aslinya kulitku sehat dan tidak berjerawat dan hanya sawo matang dan mungkin terlihat kusam.

Mustinya dengan kulit coklat gosong seperti itu kalau sekarang bule - bule lah yang tertarik..haha...bule lebih menyukai kulit tan dan kecoklatan. Begitulah, Orang asia berlomba lomba menjadi putih dan menyukai orang - orang berkulit putih sedangkan bule pengin kulitnya tan dan menyukai wanita berkulit kecoklatan.

Kesimpulannya mungkin wanita Asia cocoknya sama Bule (kesimpulan ngawur). Karena wanita Indonesia suka yang putih dan Bule suka wanita yang berkulit kecoklatan...klop kan...hehe..jadi kita nggak perlu memutihkan kulit kan..so...Abang kapan dong kita bisa ketemu??...hehe..stress nih...

Kembali ke Natasya tadi, pada tahun 2007 ternyata salah satu krim yang kupakai  masuk sebagai krim yang berbahaya versi BPOM.Aduh...nyesel...dan tepatnya lagi nyeselnya setiap berhenti menggunakan krim Natasya kulitku jadi berjerawat besar - besar dan parah banget.

Tahun 2013 aku memutuskan untuk benar - benar berhenti dari Natasya. Selanjutnya trial and eror menggunakan produk produk klinik lain dan juga produk pasaran lainnya, tapi nggak juga menemukan yang sreg. Dan pada akhirnya jerawat kalem dengan produk Hadalabo.

baca juga :
Review Hada Labo Perfect 3D Gel Krim malam Favorit

Bagaimana dengan cara lain untuk memutihkan kulit? pernah juga...Suntik vitamin C juga sudah pernah aku coba, tapi kapok gara - gara berasa mau pingsan setelah disuntik. Harapannya sih kulit lebih segar dan glowing..tapii...sudahlah mungkin nggak cocok.

Kadang aku tidak mengerti kenapa wanita suka menyakiti diri sendiri untuk menjadi lebih cantik. Bahkan di grup Femaledaily tread Suntik Putih, aku baca- baca saking terobsesi pengin putih bening sebening kaca mereka sampai menyuntik diri sendiri dengan cairan - cairan pemutih (aku lupa namanya).

Itu cerita dulu ya..sekarang aku sudah tidak terlalu terobsesi pengin putih, cukup tidak jerawatan saja sudah alhamdulillah. Perawatan muka tetap dilakukan, karena wanita seusiaku rawan kena flek - flek.

Dan produk yang aku mau review ini salah satu dari produk perawatan yang aku pakai. Suka produk ini karena cukup bisa menggantikan Foundation yang berasa berat di wajah. Teksturnya ringan dan karena ini memang skincare sekaligus bisa merawat kulit.

Plusnya produk ini sudah ada SPF nya yang aman penting untuk dipakai di siang hari untuk menangkal efek buruk dari radiasi sinar matahari.

Ini Rahasianya Cara Membuat Wajah Menjadi Putih Cerah dan Glowing Secara Instan : Review Review LANBENA Lady Whitening Day Cream


Lady Whitening Day Cream Whitening and Sunscreen SPF30+ / PA++ LANBENA

Klaim Perusahaan : 

Product name:LANBENA Lady Whitening Day Cream mousse

Specifications: 35g

Effects:  Nourish and moisturize,Sunscreen, Improves the drynes and rough skin,Smooth the skin,Whitening and increase elasticity. You will feel light and breathable even after smearing it for three times.
  1. Uniform complexion and moisturized freshness
  2. Natural beauty and freshness
  3. Covering blemish and shining skin
  4. Freshness free from oil
  5. The ice cream-like paste is cold and smooth for rapid absorption.
  6. Free from oil, it can provide comfortable feelings only.
4-in-1 effects :
  1. Minimizing pores
  2. Weakening acne marks
  3. Whitening spots
  4. Compacting skin and removing wrinkles
Steps to apply:
  1. Makeup Remover
  2. Facial cleanser
  3. Toner
  4. Eye cream
  5. Face cream
How To Use
STEP 1:Take a pea-size amount, dot the cream cover your face and neck with your fingertips.
STEP 2:Pat it in gently by your fingers to ensure absorption.

TIPS:It is recommended to use the cream after well-moisturized
skin instead of dry skin.

Skin Types:  Suitable for various skin types
Shelf Life:  3 years
Caution:  For sensitive skin, please first test it on the inside of arm before using it
Ini Rahasianya Cara Membuat Wajah Menjadi Putih Cerah dan Glowing Secara Instan : Review Review LANBENA Lady Whitening Day Cream

Dengan tekstur krim yang unik dan lima bahan inti, produk ini dapat menutrisi dan menembus jauh ke dalam kulit, secara efektif menyelesaikan masalah kulit seperti bekas jerawat, noda, pori-pori kasar, kerutan dan bintik-bintik. Ini memperbaiki kulit dari dalam dan mencerahkan kulit, mengembalikan penampilan cantik Anda.

Efek: Memelihara dan melembabkan, Tabir Surya, Meningkatkan kekeringan dan kulit kasar, menghaluskan kulit, Memutihkan dan meningkatkan elastisitas.

Ingredients:Aqua, Glycerin, Niacinamide, Hydrolyzed Collagen, Rosa Rugosa Flower Oil, Hydrolyzed Pearl, Centella Asiatica Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Glycyrrhiza Glabra
(Licorice) Root Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Hydrolyzed Yeast Protein, Hydrolyzed
Placental (Sheep)Extract, Sodium Hyaluronate, Retinol

Jenis Kulit: Cocok untuk semua jenis kulit; Tidak
direkomendasikan untuk kulit dengan jerawat parah.

Perhatian: Untuk kulit sensitif, silakan tes dulu di bagian dalam
lengan sebelum menggunakannya.

Ini Rahasianya Cara Membuat Wajah Menjadi Putih Cerah dan Glowing Secara Instan : Review Review LANBENA Lady Whitening Day Cream

Review LANBENA Lady Whitening Day Cream 

Sebenarnya tidak sengaja menemukan Lanbena Lady Whitening Day Cream ini di Shoope. Tertarik menggunakan produk ini karena review yang bagus dari para pembeli.

Dan akhirnya aku beli juga dan sejauh ini suka banget dengan produk Lanbena ini. Aku tidak lagi menggunakan Foundation yang berat lagi apabila ke kantor. Cukup menggunakan Lanbena dan bedak powder.

Awal pemakaian produk ini cukup membuatku terkesima, karena muka jadi keliatan lebih cerah dan glowing natural.  Tapi bukan yang glowing permanen ya..hanya glowing saat menggunakan produk ini. Harapanku sih jika rutin menggunakan ini kulit akan lebih cerah dan glowing permanen...Ngarep...hehe..

Sejauh ini aku memang baru menyukai produk - produk Lanbena karena kandungan dan bahan- bahannya dari bahan alami.Dan suka nya lagi produk ini tidak menjadikan kulitku breakout. Fungsi seperti Foundation tapi juga merawat kulit.

Packing LANBENA Lady Whitening Day Cream 
Kemasan dari Produk Lanbenna ini menurutku cukup elegan. Dipacking dalam kardus dibagian luarnya dan pot plastik yang terlihat bagus. Bukan seperti krim krim racikan yang banyak dijual
di Indonesia.

Coverage LANBENA Lady Whitening Day Cream 
Produk ini cukup bisa mengcover bekas bekas jerawat. Bukan yang benar - benar menutup ya..lebih tepatnya menyamarkan.
Jadi menurut saya medium coverage.

Ini Rahasianya Cara Membuat Wajah Menjadi Putih Cerah dan Glowing Secara Instan : Review Review LANBENA Lady Whitening Day Cream

Cara pemakaian :

LANGKAH 1: Ambil jumlah seukuran kacang polong, dot krim
menutupi wajah dan leher Anda dengan ujung jari Anda.
LANGKAH 2: Tepuk dengan lembut oleh jari-jari Anda untuk
memastikan penyerapan.

TIPS: Disarankan untuk menggunakan krim setelah kulit yang
dilembabkan dengan baik daripada kulit kering.

Where To Buy :
Aku beli ini di Shoppe dengan harga Rp. 56.000 di Karat.id. Sebenarnya banyak sih di jual di Shoope dengan berbagai range harga.

Bahkan di olshop Indo pun banyak yang bahkan dijual lebih murah. Tapi saranku, pilih toko yang dari Luar negeri untuk menghindari produk palsu.

Ini Rahasianya Cara Membuat Wajah Menjadi Putih Cerah dan Glowing Secara Instan : Review Review LANBENA Lady Whitening Day Cream

What I like :
  1. Glowing instan dan look natural.
  2. Tekstur ringan karena ini memang skincare
  3. Menyamarkan bekas jerawat
  4. Tidak bikin kulit breakout
  5. Sudah plus Sunscreen SPF 30
  6. Harga Terjangkau
  7. Awet..nggak habis habis..hehe...Karena Ukuran potnya besar 35 gr dan penggunaan juga hanya sedikit juga sudah cukup.
  8. Bye...bye..Foundation...

What I don't Like :

  1. Kurang bisa mengontrol minyak di wajah. Jadi setelah beberapa jam, tetap saja berminyak karena memang finishnya tidak matte.
  2. Susah nyarinya, musti beli online dan Pengiriman luar negeri itu lama sampenya.


Overall : 4/5
Repurchase : yes.

Note : hasil di wajah orang berbeda - beda..hehe..klo nggak cocok jangan salahkan reviewku ya...hehe....

Ini Rahasianya Cara Membuat Wajah Menjadi Putih Cerah dan Glowing Secara Instan : Review Review LANBENA Lady Whitening Day Cream

Musk by Lilian Ashley Parfume

Pasti kalian sudah pada tahu kalau daya tarik wanita itu tidak hanya dari penampilan dan kosmetik. Parfum juga jadi faktor yang menunjang penampilan menjadi lebih menarik. Coba bayangin saja, sudah pakai baju bagus dan dandan maksimal dengan makeup yang cantik tapi bau acem. nggak banget kan?.
Hal yang perlu diperhatikan pilihlah parfum yang sesuai dengan karakter kamu.

Kali ini aku mau review parfum yang murah tapi nggak  murahan. Happy nya lagi parfum ini aromanya mirip seperti aroma parfum mahalku White Musk The Body Shop. Meski murah parfum ini wanginya elegan banget. Pada penasaran kan? Parfum apa sih...Mari kenalan dulu..

Nama parfumnya Musk by Lilian Ashley Parfume. Parfum ini merupakan produk lokal dari PT. Griff Prima Abadi.
Musk by Lilian Ashley Parfume  berukuran 70 ml dengan botol kaca yang mewah dan kandungan konsentrat Eau de Toilette membuat parfum ini tidak setahan eau de Parfume . Pilihan aromanya banyak dan wanginya elegan.

Musk by Lilian Ashley Parfume

Varian Musk by Lilian Ashley Parfume Botol Kaca:
1. BLACK & WHITE 70ml
2. BLACK 70ml
3. WHITE 70ml
4. RED 70ml
5. GREEN TEA 70ml

Manfaat :
  • Memberikan aroma pada tubuh sepanjang waktu
  • Meningkatkan rasa percaya diri

Keunggulan :
Parfume by Lilian Ashley tahan lama dibawah sinar matahari.

Pemakaian :
Semprotkan Musk by Lilian Ashley Parfume pada tubuh. Terutama bagian belakang telinga, leher, urat nadi tangan.

Peringatan :
  • Jangan sampai terkena mata
  • Jauhkan dari anak kecil dan sinar matahari langsung
  • Bila terjadi iritasi atau gatal-gatal pada kulit segera hentikan pemakaian
Musk by Lilian Ashley Parfume


Review Musk by Lilian Ashley Parfume Eau de Toilette

Kalau kamu termasuk wanita yang feminin dan tenang, Parfum Musk by Lilian Ashley  sangat cocok untuk kamu. Wanginya lembut dan powdery terutama untuk yang seri White dan Black White. Sedang untuk yang Green Tea wanginya lebih seger.

Dari varian yang ada aku sudah coba yang Green tea, Black White, dan White. Dan semuanya aku suka...so, aku menggunakannya sesuai mood saja. Kalau lagi pengen yang seger ya pake green tea. Klo lagi pengen aroma powdery tapi seger aku pakai yang black White. Kalau lagi pengen calm aku pakai yang White.

Musk by Lilian Ashley Parfume

Sejauh ini parfum favoritku masih The body shop yang White Musk, hanya saja harga parfum edp nya 60 ml saja mencapai 500rb an. Harga yang cukup mahal untuk ukuran dompetku. Karena itulah aku browsing mencari alternatif parfum lain dengan aroma yang mirip dan harga terjangkau.
Dan ketemulah dengan parfum Musk by Lilian Ashley ini.

Amazing rasanya ketemu parfum dengan aroma dan kemasan mewah dengan harga yang super duper murah. Waktu itu dapat harga flash sale sebesar 11rb an di shoope mall nya.

Tapi jangan mengharap parfum ini wanginya akan tahan lama. Tentu saja ada harga ada rupa. Musk by Lilian Ashley  ini sepertinya kandungan alkoholnya banyak sehingga wanginya tidak tahan lama. Aromanya hanya tahan sekitar 1 jam an. Musti rajin - rajin semprot kalau pake parfum ini.

Musk by Lilian Ashley Parfume

Package /Kemasan
Meskipun parfum dengan harga murah, tapi packaging parfum ini sangat elegan. Musk by Lilian Ashley Parfume ini dikemas dalam kardus untuk bagian luarnya dan wadah parfumnya sendiri terbuat dari botol kaca. dan pilihan warna kardusnya juga warga yang elegan dan tidak norak yaitu hitam, putih dan merah.

Minusnya karena botol kaca, jadi agak berat dan tidak travel friendly. Untungnya sih botol kacanya pipih dan agak ramping, so masih bisa diselip selipin di dalam tas kalau mau di bawa bepergian.

Dimana Beli nya dan Berapa Harganya :
Musk by Lilian Ashley Parfume ini aku beli di Shopee. Nama Tokonya "evangelineofficial" ini Shopee Mall nya produk Evangeline parfum yang masih satu perusahaan sama Musk by Lilian Ashley. Aku beli pas harga Flash sale seharga Rp. 10.300,-. Kalau harga normalnya sekitar Rp. 14.000,-.

Tips Beli Online:
Masukkan Musk by Lilian Ashley Parfume ke keranjang pembelian. Cek - cek barangkali ada promo, karena sepertinya sering ada promo untuk parfum ini. Dan beli lah saat ada gratis ongkir, biar lebih hemat dan tidak rugi ongkir.

Baca juga :
Review Parfum Termahalku : The Body Shop White Musk Eau De Parfum

Like :
1. Wanginya seger dan powdery
2. Harga murah
3. Kemasan botol kaca yang mewah seperti parfum mahal.

Dislike :
1. Kemasan berat dan tidak travel friendly
2. Wanginya tidak tahan lama, kalau aku pakai hanya bertahan 1 jam an.
3. Belum ada di mini market terdekat.

Overal : 4/5

Repurchase : Definitely Yes

Review Parfum Murah Tapi Nggak Murahan Musk by Lilian Ashley Parfume



Halo ketemu lagi di Bulan Juli dan masih dalam masa pandemi. Berharap semua kembali normal..i miss traveling a lot...
Kali ini aku mau sharing tentang pengalamanku mengganti nama dan alamat wajib Pajak. Ceritanya aku sudah beli tanah sejak tahun 2010 dan sampai saat ini nama wajib pajak di SPPT PBB nya masih atas nama pemilik tanah yang lama. Sebenarnya tahun lalu sudah sempat nanya- nanya tentang penggantian nama wajib pajak. Tapi karena masih males ngurusnya nggak jadi - jadi deh.

Mumpung masa pandemi yang lumayan sepi kerjaan dan  banyak waktu luang. So, aku menyempatkan diri untuk memproses penggantian nama wajib pajak PBB.
Ternyata Mengurus pemutakhiran data itu sangat mudah pemirsa..

Anda cukup datang ke KPP Pratama BPPKAD di kota anda (kalau di Kudus di Gedung setda sayap barat jl.Simpang tujuh no. 1 Kudus.. kalau yang belum tahu gedungnya sebelah barat pendopo lantai 1 sebelah kantor kas BPD Jateng.
Setelah sampai sana, jangan lupa ambil nomor antrian dan tunggu sampai giliran dipanggil.

Mutasi Wajib Pajak Ganti Nama Wajib Pajak SPPT PBB-P2

Nanti anda akan diberi blanko formulir permohonan mutasi wajib pajak dan syarat kelengkapan administrasi lainnya.
Setelah diisi formulir bisa disampaikan kembali ke KPP Pratama BPPKAD di kota dengan melampirkan SPPT PBB - P2 tahun sekarang yang asli, fotocopy KTP, dan Fotocopy sertifikat tanah.

Mutasi Wajib Pajak Ganti Nama Wajib Pajak SPPT PBB-P2

Dari semua kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi, yang belum ada adalah SPPT PBB. Selama ini aku bayar PBBnya langsung ke Bank Jateng dan aku nggak punya SPPT PBB-P2, karena SPPT PBB - P2 yang biasanya ada diperangkat desa tidak pernah sampai ke aku (mungkin karena alamatnya Semarang). Karena syarat untuk mutasi wajib pajak adalah SPPT PBB -P2 yang asli, jadi aku musti ke desa untuk mengambil itu.

Setelah semua syarat dilengkapi, aku kembali ke KPP Pratama BPPKAD . Disitu di cek semua kelengkapannya dan petugas akan memberi tanda terima berkas. Sementara  SPPT yang baru akan di berikan sekitar 1 bulan setelah pengajuan dan akan diberitahukan via SMS untuk pengambilannya.

Pengalamanku Mutasi Wajib Pajak Ganti Nama Wajib Pajak SPPT PBB-P2


" Being Unique is Better Than Being Perfect"

Salah satu produk Maybelline yang  aku punya adalah  Maybelline Baby Lips Loves Color  Lips Balm. Maybelline Lip Balm ini tersedia 4 pilihan warna  pilihan warna yang cerah  yaitu Berry Crush, Cherry Kiss, Coral Flush dan Pink Lolita.

Warna yang aku beli yaitu Pink Lolita..yachh..karena aku suka warna pink. Klaim produk bahwa lip balm ini memiliki kandungan Jojoba Oil dan Vitamin E yang dapat merawat dan melembabkan bibir hingga 12 jam.

Dilengkapi dengan SPF 20 untuk perlindungan dari sinar matahari dan formula hidrasi yang tersedia dalam produk ini juga membuat mereka mendapat nilai plus jika dibandingkan dengan produk
yang lain.

Lipstik atau Lip Balm merupakan kosmetik yang menurutku penting. Walaupun nggak pakai bedak tapi cukup dengan memakai lipstik saja sudah siap jalan keluar. Tanpa lipstik wajah akan terlihat lebih pucat dan kusam. Tapi adakalanya aku males pakai lipstik, so biasanya hanya cukup memakai Lip Balm.

Kenapa aku memakai Lip Balm? karena kebetulan lipstik yang kupakai tipe lipstik mate liquid cream yang hasil akhirnya mate sehingga membuat bibir cepat kering. Biasanya sebelum memakai lipstik, aku pakai Lip Balm dulu agar bibir lebih lembab.


Review Maybelline Baby Lips Loves Color  Lips Balm Pink Lolita

Deskripsi Dan Kemasan

Maybelline mempromosikan Baby Lips sebagai sebuah produk yang tidak hanya merawat, tetapi juga melindungi. Dilengkapi dengan SPF 20 untuk perlindungan dari sinar matahari dan dengan aroma yang ringan, produk ini diklaim memberikan pelembab hingga 12 jam, berkat formula pemulihan hidrasi mereka yang tidak hanya melembabkan, tetapi juga melindungi.


Package

Dilihat dari kemasan produknya yang menarik dengan  warna-warna yang cerah. Wadahnya terbuat dari plastik yang ringan dan mudah dibawa kemanapun alias travel friendly.Untuk mengelurkan lip balmnya juga mudah karena tinggal di putar bagian bawahnya.

Selain itu, warna tabung sama dengan warna lip balm di dalamnya sehingga membantu kita untuk menemukan warna yang diinginkan tanpa harus pusing membuka kemasan atau mencobanya terlebih dulu. Untuk beratnya sendiri sekitar 4 gr.

Review Maybelline Baby Lips Loves Color  Lips Balm Pink Lolita

Cara Mengaplikasikan Maybelline Baby Lips Lip Balm

Mulailah dengan mengaplikasikan  Maybelline Baby Lips Lip Balm  bibir atas (tepat di bawah lekukan bibir), dan gerakkan ke sudut luar bibir.Ikuti kontur alami bibirmu saat melapisi seluruh bagian bibir dengan lip balm ini dan berhati-hatilah untuk tetap berada di
garis (juga dikenal sebagai perbatasan vermilion).

Setelah selesai dengan bibir atas, ulangi proses dengan bibir bawah. Jika bibirmu berpigmen dan Anda ingin warna lip balm yang digunakan lebih terlihat, bisa mengoleskan lebiih dari satu kali.

Tip profesional
Kamu juga bisa menggunakan Maybelline Baby Lips Lip Balm sebagai alas atau dasar sebelum mengaplikasikan
lipstik apa pun. Cukup gunakan produk seperti yang dijelaskan di atas dan tambahkan lipstik pilihanmu di atasnya.

Kamu juga bisa membalikkan prosesnya, dengan menggunakan Maybelline Baby Lips Lip Balm di atas bibir yang menggunakan lipstik matte untuk kilau yang halus.
Review Maybelline Baby Lips Loves Color  Lips Balm Pink Lolita

Review Pink Lolita Maybelline Baby Lips Lip Balm

Overal aku suka Lib balm ini. Ringan dan mudah dibawa kemana - mana. Pink Lolita Maybelline Baby Lips Lip Balm memiliki aroma buah yang ringan dan memberikan warna pink yang lembut. Agak agak glossy berminyak juga.
Ini juga dapat digunakan dalam kombinasi dengan lipstik atau lipgloss.

Untuk ketahanan warna dan lembabnya kurang bertahan lama, biasanya sekitar 2 - 3 jam saja sudah hilang. Ini tidak sesuai dengan klaim yang bertahan hingga 12 jam (iyahh..klaim yang agak berlebihan).

Baca juga :
Review Wardah Exclusive Matte Lip Cream Shade 13 dan 15

Dimana Belinya dan Harga Berapa :

Maybelline Baby Lips Baby Lips Loves Color  Lips Balm ini Bisa didapat di minimarket  atau toko kosmetik terdekat. Kalau males nyari - nyari keluar rumah, apalagi musim pandemi sekarang ini, maka cari saja di Online. Maybelline Baby Lips Baby Lips Loves Color  Lips Balm ini aku beli di Shopee di Shopee Mall nya MaybellineIndonesia dengan harga Rp. 27.600,- dari harga resmi Rp. 31.000,-

What I Like :
  • Aromanya buah yang ringan
  • Memberikan sedikit warna lembut
  • Mengandung SPF 20
  • Melembabkan bibir secara instan
  • Tidak terasa sangat berat pada bibir
  • Mudah digunakan dan dibawa/ Travel Friendly

What I don't Like :
  • Kekurangan perlindungan UVA
  • Warna dan lembabnya nggak tahan lama
Overal : 3/5
Repurchace : Yes (kalau ada promoan lagi)


Review Maybelline Baby Lips Loves Color Lips Balm Pink Lolita



BEBAS BULU

Entah bagaimana ceritanya, Aku menjadi wanita berbulu. Atau memang aku dilahirkan dengan hormon bulu yang berlebihan...hehe hormon bulu..entahlah...

Kalau di aku,  bulu - bulu yang paling mengganggu pemandangan jelas bulu- bulu di kaki. Bulu nya panjang dan hitam seperti bulu kaki pria. Jelas tidak cantik dipandang mata, coba bayangkan kaki wanita berasa kaki pria.

Dulu sepertinya (mungkin waktu SD atau SMP) bulu - bulu di kaki ku halus walaupun agak panjang. Dan mulai berubah menjadi hitam panjang dan tebal ketika aku mencukurnya...yach nyesel dah..mustinya dulu kubiarkan saja walaupun panjang tapi setidaknya halus.

Ada banyak cara bagaimana menghilangkan bulu-bulu yang tidak diinginkan, Berikut aku share cara menghilangkan bulu yang aku tahu :

1. CUKUR

Mencukur adalah cara yang paling umum dilakukan orang untuk menghilangkan bulu. Biasanya dilakukan dengan menggunakan pisau cukur (gillette yang paling umum dipakai), hasilnya bulu cepat hilang dan tidak sakit saat proses mencukur). 

Ada baiknya saat mencukur menggunakan gel/foam khusus untuk cukur. Bukan ngiklan ya, aku punya dan pakai yang Gillete Gel Shave sensitive. Cocok untuk yang memiliki kulit sensitive.

Cara mencukur yang benar:
  • Bersihkan bagian tubuh yang berbulu terlebih dahulu dan keringkan.
  • Kocok gel shavenya, lalu ambil sedikit sedikit saja.
  • Oleskan ke bagian tubuh yang mau di cukur.
  • Cukur dengan menggunakan pisau cukur.
Plus : Cepat dan tidak sakit
Minus : Bulu cepet tumbuh dan kasar

2. DICABUT

Mencabut bulu/rambut bisa dengan bantuan pinset. Pastinya bakal lama karena harus di cabut satu  per satu.

Plus : Rambut/bulu lebih lama tumbuh karena sudah tercabut sampai akar
Minus : Sakit saat proses pencabutan dan pori-pori jadi membesar. Prosesnya juga lama.


3. DEPILATORY CREAM/ HAIR REMOVAL CREAM

Menghilangkan bulu dengan menggunakan krim perontok bulu atau biasa disebut depilatory cream. Yang pernah aku pakai yaitu :

  Caraku untuk menghilangkan bulu rambut yang tidak diinginkan


- Merk Veet
Krim ini ada 3 varian yaitu untuk dry skin, normal skin, dan sensitive skin. Kalau aku seringnya pakai yang pink untuk kulit normal. Biasa dijual dengan kisaran harga 15 rb - 18 rb berat 25 gram. Mudah di dapat juga karena ada di minimarket seperti Indomaret dan Alfamart.

Cara pemakaiannya:
  • Oleskan pada bagian yang akan dihilangkan bulunya dan tunggu 3 - 6 menit.
  • Bersihkan dengan spatula
  • Bilas dan keringkan.
Plus: Proses cepat dan tidak sakit.
Minus: Bau krimnya menyengat dan kalau kulitnya sensitif terasa gagal.

 caraku untuk menghilangkan buku rambut
- Merk Cocottee
Merupakan depilatory cream dari bahan cocoa butter dan argan oil untuk menjaga kulit cepat lembut. Aku beli di Shopee dengan harga 20rb berat 100 gr. Kalau dilihat dari packingnya sebenarnya cocok untuk bikini line tapi aku pakai hanya untuk menghilangkan bulu kasar di kaki.

Plus : proses cepat dan tidak sakit. Baunya tidak terlalu menyengat dan cocok untuk kulit sensitif.
Minus : -

So far aku lebih suka yang merk Cocottee.

4. WAX

Pernah juga mencoba menghilangkan bulu dengan cara ini. Aku beli online untuk sugar wax nya dan stip wax nya.

Proses di Wax :
  • bersihkan dulu yang mau di WAX
  • taburi bedak (biar ga basah). Karena kalau basah jadi ga bisa ditarik.
  • dioles sugar wax nya
  • tempel kertas wax nya
  • tarik dengan cepat

Plus :
mencabut bulu sampai akar sehingga meminimalisir bulu yang akan tumbuh selanjutnya.
Minus:
- Aku kurang bisa pakainya, sehingga bulu yang tercabut tidak rata. ada yang tercabut ada yang nggak.
- Agak sakit dan kulit jadi merah


5. LASER/PENYINARAN

Yang pernah aku baca ada klinik - klinik kecantikan yang mempunyai treatment bulu misalnya di ZAP dan NATASYA. Harga lumayan mahal. Kalau di ZAP harga 2018 ya.. Untuk ketiak harganya 250ribu dan area kaki (lutut – mata kaki) harganya 1 juta untuk satu kali treatment.

Padahal yang  namanya laser ini treatmentnya juga ga instan, butuh beberapa kali treatment utuk menghilangkan bulu secara permanen.
Aku blum nyobain yang laser ya..pengin.. tapi di Kudus belum ada dan masih eman duitnya.

Proses Laser :
  • rambut di cukur terlebih dahulu.
  • di oles gel dan Dilaser
katanya sih di laser itu kayak disetrum..cikrit..cikrit githu..tapi nggak tau juga sih..

Plus: Bisa ngilangin bulu atau setidaknya bisa menghambat pertumbuhan bulu
Minus : Mahal karena treatmennya lebih dari 1 kali

Dari semua itu, cara yang masih aku pakai untuk menghilangkan bulu - bulu unwanted  adalah mencukur dan menggunakan Depilatory cream. Itupun nggak sering paling 1 bulan sekali.

Barangkali ada yang punya cara lain untuk menghilangkan bulu? Bisa share di kolom komentar.makasih..

Caraku Untuk Menghilangkan Bulu Rambut


"Stop looking for the happiness in the same  place you just lost it"

Day 6 ( tanggal 5 juni)
Pagi itu rasanya enggan bangun dari bed  karena aku musti packing  untuk pindah hotel. Baru sekitar hampir jam 10 AM, aku menuju ke resepsionis dan bertanya apa masih bisa breakfast. Ternyata sebenarnya jam breakfast sudah mau tutup, untungnya si bapak resepsionisnya baik dan mengijinkanku untuk breakfast.

Oh ya tempat breakfastnya jadi satu dengan cafe yang ada di hotel lantai satu. Menu breakfastnya hanya ada roti, buah zaitun dan mentega serta secangkir teh like normally breakfast in hostel.

Solo Traveling Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 4) Taksim
menu breakfast di Sultan Hostel dan Guest House

Setelah selesai breakfast aku segera menuju ke kamar untuk mengambil koper dan check out. Sebelumnya aku sudah memesan taxi lewat aplikasi online BITaksi. Sebenarnya banyak juga taksi  offline yang lewat depan hotel, hanya saja aku parno dengan cerita - cerita scammer taksi di Istanbul dan Alhamdulilah setelah order berkali kali akhirnya dapat juga taksi yang aku pesan.

Awalnya kupikir tidak bisa menggunakan aplikasi ini mengingat aku tidak membeli simcard setempat, ternyata setelah di coba - coba bisa juga login via facebook dan tidak harus menggunakan sim card atau nomor telpon lokal. Oh ya, di Turki tidak ada Grab seperti di negara - negara Asia. Dulu ada Uber tapi sepertinya perijinanannya di suspened, tapi untungnya masih ada taxi online BITaksi.

Taksi mengantarkanku menuju Hotel Ramada Old City Istanbul, tempatku menginap selanjutnya. Sesampai disana baru sekitar jam 11 an, untungnya pihak hotel mengijinkankanku untuk early chek in...Alhamdulillah rejeki anak sholihah.

Solo Traveling Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 4) Taksim
Ramada Old City Istanbul Hotel
Aku dapat kamar di lantai satu dengan jendela menghadap ke jalan utama. Memang sedikit agak bising tapi suka banget sama kamarnya yang bersih dan luas dengan bed yang comfy. Harga untuk 2 malam disini Rp. 1.144.600,- by Tiket.com dengan menggunakan kode promo.

Alhamdulilah bisa dibilang murah, mengingat Ramada ini hotel bintang 4 dan harganya nyaris sama dengan Sultan Hostel and Guest House, selain itu rate hotel di Istanbul rata - rata memang mahal. Tahu githu dari awal aku nginep disini..hiks.. ini hotel termewahku setelah nggembel berhari - hari.

magic com traveling
Setelah masak nasi goreng, makan dan sholat aku segera menuju stasiun tram (tramway istasyionu) yang kebetulan berada persis di depan hotel. eitss...pasti kalian bertanya - tanya
mengapa aku bisa masak di hotel..iyaahh, aku memang membawa magic com kecil biar lebih berhemat..he..

Findikzade Istasyonu depan Ramada Hotel
Di hari kedua lebaran stasiun sangat padat dan ramai sehingga agak susah untuk dapat kereta. Sepertinya hari ke dua lebaran biasa dimanfaatkan oleh penduduk Istanbul untuk berwisata bersama keluarga apalagi selama Idul Fitri gratis untuk seluruh moda transportasi di Istanbul.

Setelah menunggu agak lama, akhirnya bisa masuk juga ke dalam tram yang super padat penumpangnya. Lalu aku turun di Sultanahmet stasiun.

Hari ini rencananya  mau mengunjungi Hagia Shopia dan Topkapi Palace.  Untuk tiket masuknya aku membeli tiket paketan yang 3 destinasi (Hagia Sophia Museum, Topkapi Palace Musium dan Istanbul Archaeological Musium).

Tiket Musium
Harga tiketnya lumayan juga yaitu 135 lira dan tiket valid selama 72 jam sejak pembelian. Untuk kalian yang mau mengunjungi Topkapi lebih baik membeli tiket di booth dekat Hagia Shopia karena disitu antriannya tidak sepanjang di dalam area Topkapi palace. Dan kalau ingin mengunjungi beberapa lokasi, pilih tiket paketan ketimbang beli tiket satuan yang jatuhnya akan lebih mahal.

Hagia Shopia

Hagia Sophia

Lokasi pertama yang aku kunjungi adalah Hagia Sophia. Hagia Sophia atau Aya Sofya adalah sebuah bangunan bekas basilika, masjid, dan sekarang museum, di Istanbul, Republik Turki.

Pada awal dibangun pada tahun 537 M sampai 1453 M, bangunan ini merupakan katedral Ortodoks dan tempat kedudukan Patriark Ekumenis Konstantinopel kecuali pada tahun 1204 sampai 1261, Ketika tempat ini diubah oleh Pasukan Salib Keempat menjadi Katedral Katolik Roma di bawah kekuasaan Kekaisaran Latin Konstantinopel.

Pada masa kekuasaan Kesultanan Utsmani, bangunan ini menjadi masjid mulai 29 Mei 1453 sampai 1931 . Kemudian bangunan ini disekulerkan dan dibuka sebagai museum pada 1 Februari 1935 oleh Republik Turki.

Setelah puas berkeliling Hagia Shopia, Selanjutnya menuju Topkapi, disini antriannya juga lumayan panjang. Untung nya aku sudah beli tiket di luar jadi nggak perlu lagi antri di dalam yang ternyata antriannya lebih  panjang daripada di luar.

Topkapi Palace Musium

Topkapi Palace Musium

Topkapi ini tempatnya sangat luas ya..jadi  nggak bisa explore semua.  aku hanya menuju bagian ke tiga tempat penyimpanan peninggalan nabi Muhammad dan  para sahabat serta orang terdekat beliau.

Topkapi Palace Turki ini terletak  berada tidak jauh dari Hagia Sophia dan di pinggir selat Bosphorus. Istana di kelilingi tembok besar yang didalamnya  terdapat bangunan-bangunan tempat raja dan keluarganya.

Topkapi Palace dulunya adalah pusat pemerintahan Turki sekaligus istana yang merupakan salah satu peninggalan Turki Ustmani dan tempat tinggal Sultan Usmaniyah (Ottoman) selama lebih dari 600 tahun.  Kepentingan Istana Topkapi memudar pada akhir abad ke-17 karena sultan lebih suka menghabiskan waktu di istana baru mereka di Bosporus.

Pada tahun 1856, Sultan Abd-ul-Mejid I memindahkan kediamannya ke Istana Dolmabahçe. Sekarang menjadi daya tarik wisata dan berisi peninggalan suci penting dari dunia Muslim, termasuk pedang dan jubah Nabi Muhammad.

Secred Relics Topkapi palace

Sacred Relics Topkapi Palace

Tempat inilah yang WAJIB didatangi kalau ke Topkapi. Meskipun antrian lumayan panjang tapi benar benar worth. Karena disitulah tempat peninggalan para nabi dipajang.

Untuk pengunjung yang non muslim atau yang kebetulan berbaju pendek  diharuskan memakai sarung kepala atau selendang dan menutup kaki mereka dengan kain sarung untuk menghormati barang-barang peninggalan nabi-nabi tersebut.

Ruangan ini dulu adalah ruangan pribadi sultan. Sayangnya didalam ruangan ini dilarang memotret. Bahagia rasanya bisa melihat secara langsung peninggalan dari nabi Musa, Juga terdapat serban Nabi Yusuf, peninggalan Nabi Ibrahim, telapak kaki Nabi Muhammad, pedang Nabi Muhammad  dan para sahabat  termasuk pedang Khalid al-Walid, janggut Nabi Muhammad (saw), pakaian Fatimah az-Zahrah, Kunci-kunci Ka’bah, talang emas, pembungkus hajar aswad juga disimpan di ruangan ini.

Suasana terasa syahdu karena ada seorang qori yang sedang melantunkan ayat suci Al Qur’an. Konon kabarnya bacaan Al-Qur’an dilantunkan tanpa henti selama 24 jam nonstop selama lebih 407 tahun (antara tahun 1517-1924 M).

Keluar dari Sacred Relics Topkapi Palace, aku pergi mencari mushola yang lokasinya dekat selat Boshporus...beuhh, walaupun sudah mendekati summer, air wudhunya dingin banget.
Pemandangan indah di mushola yang paling kuingat adalah ketika melihat mas - mas ganteng sedang berdoa lama dan khusuk sekali...MasyaAllah..dalam hati aku berkata " sudah ganteng, sholat pula, dan do'anya lamaaaa banget"..jadi pengin kepo, sebenarnya doain apa sihh...hehe

Solo Traveling Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 4) Taksim
Museum Arkeologi Istanbul

Museum Arkeologi Istanbul (Istanbul Archaeological Musium)

Sehabis sholat aku menuju Istanbul Archaeological Musium yang kebetulan searah jalan ke luar.  Museum ini terletak di Eminonu Istanbul Turki, deat Gulhane dan Istana Topkapi. Sebenarnya museum ini merupakan kumpulan dari 3 museum :
1. Museum Arkeologi (di bangunan utama)
2. Museum Orient Kuno
3. Museum Seni Islam

Musium ini memiliki banyak koleksi artefak Turki, Helenistik dan Romawi dan banyak yang dikumpulkan dari wilayah kekaisaran Ottoman.
Jam buka musium arkeologi Istanbul ini mulai pukul 09.00 s/d 19.00 dengan harga tiket 20 TL. Harap diingat kalau musium di Istanbul tutup setiap hari Senin.

Karena waktu sudah menjelang sore, jadi aku tidak berlama - lama di museum. Segera aku menuju jalan raya mencari stasiun tram terdekat. Jalanan macet dan trotoar ful orang - orang. Setelah ketemu stasiun tram aku menuju Taksim. Taksim ini merupakan square nya Istanbul. Kalau di kita mungkin disebutnya alun - alun.

Solo Traveling Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 4) Taksim
Monumen Republik

Taksim Square

Taksim Square yang terletak di Istanbul sisi Eropa adalah tempat wisata dan distrik yang terkenal akan restoran, pertokoan, dan hotelnya. Taksim dianggap sebagai jantung Istanbul modern, dan merupakan stasiun utama jaringan Istanbul Metro.

Taksim Square juga merupakan tempat berdirinya Monumen Republik (bahasa Turki: Cumhuriyet Anıtı) yang dibuat oleh Pietro Canonica dan diresmikan pada tahun 1928. Monumen ini didirikan untuk mengenang lima tahun perayaan pendirian Republik Turki pada tahun 1923 setelah Perang Kemerdekaan Turki.

How to get Taksim Square from SultanAhmet?
Naik tram dari stasiun Gulhane jurusan Kabatas kemudian turun di Kabatas. Dari Kabatas jalan kaki  menuju Füniküler stasiun (ada petunjuk arahnya kok)
Füniküler merupakan underground train yang modern, namun mirip dengan Tünel. 

Perjalanan dengan Füniküler berasa cepat, baru naik tau tau sudah turun aja. Begitu keluar stasiun, langsung sampai di Taksim Square. Disitu aku cuma foto - Foto di monumen dan ngambil gambar disekitar Taksim Square dan karena memang sudah malam, makanya aku segera pulang.

Penat sudah petualangan seharian, akhirnya sampai hotel juga. But baru istirahat sebentar...tiba-tiba terjadilah kejadian yang tidak mengenakkan...*aku skip cerita ini*...intinya jangan mudah percaya sama orang apalagi yang dikenal dari online yaa...yang sok berpura pura baik menawarkan bantuan tapi ternyata ada udang dibalik rempeyek...

Sekitar jam 11 an aku iseng- iseng buka aplikasi Couchsurfing, ini pertama kalinya aku pakai aplikasi ini meskipun sudah lama gabung. Aku buka hangout dan ternyata banyak banget yang mau ngajakin hangout.

Kemudian aku cek cek semua pesan yang masuk ke inbox dan mengecek profilnya, apakah punya referensi yang bagus atau tidaknya. Setelah melihat referensi  akhirnya pilihan jatuh pada Ibrahim.

Kami janjian ketemu di hotel, lalu ngobrol sambil ngeteh sebentar. Karena memang sudah larut malam jadi kami tidak mengobrol lama.

Day 7 ( tanggal 6  juni)

Keesokan harinya aku masih belum ada planning mau ngapain dan mau kemana,  tapi ternyata Ibrahim whatapps aku, menawarkan untuk mengantar berkeliling. Aku bilang aku mau naik kapal di Selat Boshporus dan melihat sunset. So, pagi itu dia menjemput aku di hotel naik scooternya menuju Taksim.

Sesampai di Taksim square, motor di parkir di area Bundaran Taksim dan kami jalan kaki menuju Cathedral, Istiklal street dan Galata Tower. Di Galata tower cuma foto - foto aja,  sehabis itu kami berjalan kaki menuju pelabuhan Ortakoy, jauh banget jalannya karena mau naik bis juga macet.

Solo Traveling Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 4) Taksim
Galata Tower
Setelah menempuh perjalanan berkilo kilo mungkin sekitar 8 Km (masih kuat juga ya aku...walaupun sebenarnya ngos-ngosan juga, apalagi orang Turki kalau jalan cepet banget dan langkahnya panjang - panjang..hmmm..), sampai juga kami ke pelabuhan.

Ternyata jadwal kapal berlayar masih sekitar 1 jam lagi. Jadi kami memutuskan untuk mencari makan siang dan sebelumnya kami  ke masjid dulu  untuk sholat. Masjidnya bagus banget dan posisinya itu menjorok kelaut. Nama masjidnya adalah Masjid Ortaköy.

Solo Traveling Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 4) Taksim
Masjid Ortaköy 

Masjid Ortaköy

Masjid ini dibangun pada abad 18 oleh Mahmut Aga. Pembangunannya selesai pada thun 1855. Masjid Ortaköy didesain oleh arsitek Armenia, Garabet Balyan dan anaknya Nigogayos Balyan.

Masjid Ortaköy ini awalnya dinamakan Buyuk Mediciye Camii. Namun, karena lokasinya terletak di Ortakoy, masjid itu dinamakan sama dengan lokasinya berada.

Lokasi Masjid Ortaköy ini tepat berada di belakang Jembatan Bosphorus, jembatan yang menghubungkan Turki bagian Asia dan Eropa.

What must to do in Ortaköy?
Makan kumpir..must eat ya..blum ke Ortaköy kalau belum  nyobain kumfir.
Apa sih Kumpir? Kumpir ini semacam street foodnya Turki yang banyak dijual di booth. Kumpir terbuat dari kentang besar dan ukurannya benar benar jumbo yang dipanggang.

Kentang itu dibelah dua tanpa dikupas kulitnya lalu daging kentang tersebut diaduk dengan mentega dan dicampur dengan keju. Kalau mau bisa juga menambahkan berbagai macam topping sesuai selera. Pilihannya ada sosis daging, ayam, sayuran, jamur, salad, mayonais, saos tomat dan aneka topping aneh khas Turki lainnya.

Solo Traveling Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 4) Taksim
Kumpir Ortakoy
Tapiiiiiiii....sumpah ini porsinya besar banget, kalau orang Indonesia ini porsi untuk 2 orang.
Untuk harganya sendiri sekitar 25 real..worth lahh...tapi kalau kelak punya kesempatan beli lagi, aku nggak mau  topping yang merah merah itu, rasanya aneh dilidahku..

Solo Traveling Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 4) Taksim
Sunset di Bhosporus
Anyway, perut sudah kenyang dan kami segera mengantri untuk masuk ke kapal dan berlayar diselat Bhosporus menikmati sunset dan senja di Istanbul. Thanks to Ibrahim for helping me..made one of my dream come true.

Baca juga :
Solo Traveling Low Budget Ala Backpacker 10D9N (Part 3) Istanbul

Jadi untuk teman - teman yang hoby traveling jangan ragu untuk menggunakan aplikasi Couchsurfing untuk bertemu orang lokal yang juga menyukai traveling. Tapi tetep be careful dan pilih - pilih yang punya referensinya bagus ya...Happy traveling..

Solo Traveling Low Budget ke Turki Ala Backpacker 10D9N (Part 4) Taksim